Selasa, 13 Desember 2016

Isi Curhatan Tito ke Aa GYM Tentang Beratnya Tugas Kapolri

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri undangan Aa Gym dalam kajian pekanan Daarut Tauhid di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Minggu (11/12). Kajian ini digelar Aa Gym setiap dua pekan sekali, dan telah berlangsung sejak 17 tahun lalu.
Aa Gym bertanya kepada Kapolri terkait beratnya tugas yang mesti diemban. Karena bukan perkara mudah memimpin Polri yang beranggotakan 400 ribu orang.
“Apapun yang dialami, termasuk berbagai cobaan hidup kita kembalikan ke Allah,” kata Tito saat berdialog dengan As Gym.
“Polri adalah organisasi kepolisian nomor 2 terbesar di dunia setelah Tiongkok. Polri memiliki tugas yang tidak mudah. Perkembangan lingkungan yang dinamis dan karakteristik bangsa yang beragam serta kehidupan masyarakat yang demokratis menjadikan Indonesia rawan terhadap isu yang menyangkut suku, agama dan ras,” jawab Tito santai.
Menurut Kapolri Tito, potensi konflik dengan berbagai latar belakang. khususnya SARA perlu ditangani secara sungguh- sungguh karena dapat memecah belah bangsa. Demokrasi yang mengakomadasi kebebasan tidak harus diterjemahkan sebebas bebasnya.
“Tugas Polri bersama komponen lainnya untuk menyatukan bangsa Indonesia menuju bangsa yang aman, makmur dan sejahtera. Tugas Polri tentu kedepan akan sangat berat dan tidak mudah. Perlu dukungan dari semua pihak.” ungkap Tito. (DH)

Previous
Next Post »